Amonium Molibdat Heptahidrat CAS 12027-67-7

Nama Produk: Amonium Heptamolibdat

Rumus molekul: (NH4)6Mo7O24·4H2O


 

 


Penampilan: Kristal bubuk putih

Nilai: 99,5% min nilai teknologi

Paket: tas 25 kg

NO CAS.: 12125-02-9

Apa Itu Amonium Molibdat

 

Amonium molibdat merupakan senyawa yang terdiri dari atom molibdenum, amonium, dan oksigen, dengan rumus umum (NH4)2MoO4 atau (NH4)6Mo7O24. Ini membentuk kristal ungu tua yang sangat larut dalam air. Amonium molibdat umumnya digunakan sebagai reagen kimia dalam kimia analitik untuk penentuan kolorimetri fosfat, silikat, dan logam tertentu. Ia juga digunakan dalam industri penyamakan kulit sebagai mordan dan produksi pigmen. Karena kemampuannya membentuk kompleks yang stabil dengan logam, ia dihargai dalam analisis kualitatif dan kuantitatif karena perannya dalam menghasilkan perubahan warna yang berbeda saat bereaksi dengan analit.

Keuntungan Amonium Molibdat

 

Sifat katalitik

Amonium molibdat dikenal karena sifat katalitiknya, khususnya dalam industri petrokimia. Ini digunakan dalam konversi hidrokarbon, meningkatkan efisiensi reaksi dan meningkatkan hasil produk yang diinginkan. Aktivitas katalitik ini menjadikan amonium molibdat sebagai komponen penting dalam produksi bahan bakar dan bahan kimia.

 

Penghambat korosi

Amonium molibdat berfungsi sebagai penghambat korosi yang efektif, terutama pada sistem pendingin dan boiler. Ini membentuk lapisan pelindung pada permukaan logam, mencegah korosi dan memperpanjang umur peralatan. Properti ini sangat bermanfaat dalam industri dimana komponen logam terkena lingkungan yang keras.

 

Kimia Analisis

Dalam kimia analitik, amonium molibdat sering digunakan sebagai reagen untuk penentuan fosfor secara spektrofotometri. Kemampuannya untuk membentuk kompleks berwarna dengan senyawa yang mengandung fosfor memungkinkan dilakukannya kuantifikasi yang akurat dalam sampel air, analisis tanah, dan studi biokimia.

 

Tahan api

Amonium molibdat menunjukkan sifat tahan api, menjadikannya bahan tambahan yang berharga dalam produksi bahan tahan api. Penggabungannya ke dalam polimer dan tekstil dapat meningkatkan ketahanan terhadap api secara signifikan, sehingga meningkatkan keamanan dalam berbagai aplikasi.

 

Ramah lingkungan

Dibandingkan dengan beberapa bahan kimia industri lainnya, amonium molibdat dianggap relatif ramah lingkungan. Ia mudah terurai di lingkungan, melepaskan nitrogen dan molibdenum, yang merupakan unsur alami. Hal ini mengurangi dampak lingkungan yang terkait dengan penggunaannya.

 

Hemat biaya

Meskipun memiliki keserbagunaan dan penerapan yang luas, amonium molibdat adalah bahan kimia yang hemat biaya. Ketersediaan dan keterjangkauannya menjadikannya pilihan menarik bagi industri yang mencari solusi berkinerja tinggi tanpa investasi finansial yang besar.

Mengapa Memilih Kami

 

Kualitas tinggi
Produk kami diproduksi atau dikerjakan dengan standar yang sangat tinggi, menggunakan bahan dan proses manufaktur terbaik.

 

Tim Profesional
Tim profesional kami berkolaborasi dan berkomunikasi secara efektif satu sama lain, dan berdedikasi untuk memberikan hasil berkualitas tinggi. Kami mampu menangani tantangan dan proyek kompleks yang memerlukan keahlian dan pengalaman khusus kami.

 

Peralatan Canggih
Mesin, perkakas, atau instrumen yang dirancang dengan teknologi dan fungsionalitas canggih untuk melakukan tugas yang sangat spesifik dengan presisi, efisiensi, dan keandalan yang lebih tinggi.

 

Layanan yang Disesuaikan
Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan manufaktur yang unik. Itu sebabnya kami menawarkan opsi penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan spesifik Anda.

 

Harga bersaing
Kami menawarkan produk atau layanan berkualitas lebih tinggi dengan harga setara. Hasilnya, kami memiliki basis pelanggan yang berkembang dan setia.

 

Layanan Daring 24 jam
Kami mencoba dan menanggapi semua kekhawatiran dalam waktu 24 jam dan tim kami selalu siap membantu Anda jika terjadi keadaan darurat.

Jenis Amonium Molibdat

 

Salah satu jenis utama amonium molibdat adalah bentuk anhidrat, yaitu (NH4)2MoO4 tanpa molekul air. Bentuk ini stabil pada suhu kamar dan digunakan dalam berbagai lingkungan industri dan laboratorium, termasuk produksi pigmen dan katalis. Amonium molibdat anhidrat bersifat higroskopis, artinya dapat menyerap kelembapan dari udara, yang dapat menyebabkan pembentukan bentuk terhidrasi. Bentuk terhidrasi yang paling umum dari amonium molibdat adalah tetrahidrat, dinotasikan sebagai (NH4)2MoO4·4H2O. Bentuk ini sangat kristalin dan sering dipilih untuk aplikasi analitis karena sifatnya yang konsisten dan kemudahan penanganannya. Bentuk tetrahidrat stabil pada suhu kamar dan tidak mudah kehilangan kandungan airnya dibandingkan dengan bentuk hidrat lainnya. Jenis lain dari amonium molibdat dapat ditemukan dalam berbagai tingkat kemurnian. Amonium molibdat tingkat teknis mungkin mengandung pengotor yang sesuai untuk aplikasi industri tertentu di mana kemurnian tinggi bukan merupakan persyaratan ketat. Sebaliknya, amonium molibdat tingkat analitik sangat murni dan digunakan dalam prosedur analitik sensitif di mana kontaminasi dapat membahayakan hasil. Selain itu, amonium molibdat dapat disintesis dengan ion lawan yang berbeda untuk menghasilkan garam yang disesuaikan untuk reaksi atau teknik analisis tertentu. Misalnya, amonium molibdat dapat digabungkan dengan kation lain untuk membentuk molibdat campuran yang memiliki sifat spektroskopi atau katalitik unik.

 
Cara Menyimpan Amonium Molibdat

Pemilihan Kontainer
Amonium molibdat sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara yang terbuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan bahan kimia. Botol kaca dengan tutup ulir yang aman atau wadah plastik dengan tutup yang rapat adalah pilihan yang cocok. Penting untuk memastikan wadah bersih dan kering untuk mencegah kontaminasi atau penyerapan kelembapan.

 

Pengatur suhu
Tempat penyimpanan harus menjaga suhu yang konsisten untuk menghindari pemadatan larutan atau degradasi senyawa. Meskipun amonium molibdat stabil pada suhu kamar, panas atau dingin yang ekstrim dapat mempercepat dekomposisi atau kristalisasi. Pendinginan biasanya tidak diperlukan kecuali ditentukan oleh pabrikan atau dalam kondisi khusus untuk tujuan percobaan.

 

Manajemen Kelembaban
Amonium molibdat sensitif terhadap kelembapan, yang dapat menyebabkan pembentukan gumpalan atau degradasi senyawa. Oleh karena itu, tempat penyimpanan harus tetap kering, dan wadah harus ditutup rapat untuk mencegah paparan uap air di udara. Bahan pengering dapat ditempatkan di dalam wadah untuk menyerap sisa kelembapan.

 

Perlindungan Cahaya
Paparan langsung terhadap cahaya harus diminimalkan karena dapat menyebabkan kerusakan senyawa seiring berjalannya waktu. Perlindungan yang cukup, seperti membungkus wadah dengan aluminium foil atau menyimpannya di tempat gelap, akan membantu melindungi amonium molibdat dari degradasi akibat cahaya.

 

Tindakan Keamanan
Saat menangani amonium molibdat, penting untuk memakai alat pelindung diri (ppe), termasuk sarung tangan, kacamata, dan jas lab. Jika terjadi tumpahan atau paparan, siapkan peralatan keselamatan dan prosedur darurat yang sesuai. Simpan senyawa jauh dari tempat yang dapat diakses oleh anak-anak dan hewan peliharaan.

Penerapan Amonium Molibdat
 

Kimia Analisis
Salah satu aplikasi utama amonium molibdat terletak pada kimia analitik, yang sebagian besar digunakan dalam penentuan kolorimetri konsentrasi fosfat. Dalam apa yang disebut "metode molibdenum biru", amonium molibdat bereaksi dengan asam fosfat dalam media asam untuk menghasilkan kompleks berwarna biru, biasanya amonium vanadomolibdat. Kompleks ini kemudian direduksi oleh zat pereduksi tertentu, menghasilkan pembentukan spesies molibdenum tereduksi berwarna kuning.

 

Katalisis
Amonium molibdat berfungsi sebagai prekursor untuk sintesis katalis berbasis molibdenum. Katalis ini memainkan peran penting dalam berbagai proses industri, termasuk hidrodesulfurisasi minyak bumi, reaksi oksidasi, dan produksi bahan kimia tertentu. Aktivitas katalitik molibdenum ditingkatkan ketika dikombinasikan dengan logam lain, dan amonium molibdat menyediakan cara yang mudah untuk memasukkan molibdenum ke dalam formulasi katalis.

Ammonium Molybdate CAS 13106-76-8

 

Ammonium Molybdate Tetrahydrate CAS 12207-64-6

Sintesis Kimia
Dalam sintesis organik, amonium molibdat dapat bertindak sebagai zat pengoksidasi. Ia terlibat dalam oksidasi alkohol menjadi aldehida atau keton dan juga dapat digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik tertentu. Kemampuan ion molibdat untuk berpartisipasi dalam reaksi redoks menjadikannya berharga dalam pembangunan molekul organik kompleks.


Farmasi
Meskipun kurang umum, amonium molibdat telah dipelajari potensi penerapannya dalam bidang farmasi. Ini telah diteliti efeknya terhadap enzim dan berpotensi digunakan sebagai inhibitor atau aktivator enzim, tergantung pada aplikasi spesifiknya.

 

Pemantauan Lingkungan
Mengingat perannya dalam analisis fosfat, amonium molibdat juga berperan penting dalam pemantauan lingkungan. Hal ini membantu dalam menilai tingkat nutrisi dalam perairan, yang sangat penting untuk memahami eutrofikasi dan penyebaran pertumbuhan alga yang berbahaya.


Pertanian
Molibdenum adalah mikronutrien penting bagi tanaman, memainkan peran penting dalam metabolisme nitrogen. Meskipun amonium molibdat tidak digunakan secara langsung sebagai pupuk, memahami perilaku dan ketersediaannya di dalam tanah penting untuk mengoptimalkan nutrisi tanaman dan memastikan produktivitas pertanian.

 

Ilmu Material
Dalam ilmu material, amonium molibdat dapat digunakan dalam sintesis molibdenum disulfida, yang merupakan pelumas padat. Sifat pelumas molibdenum disulfida sangat dihargai dalam industri yang membutuhkan koefisien gesekan dan ketahanan aus yang rendah.

Ammonium Molybdate Heptahydrate CAS 12027-67-7

Peringatan Saat Menggunakan Amonium Molibdat

 

 

Ventilasi
Bekerjalah di tempat yang berventilasi baik atau di bawah lemari asam untuk mencegah terhirupnya debu atau uap yang mungkin dihasilkan selama penanganan atau penggunaan amonium molibdat.

 

Kebersihan
Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air sebelum dan sesudah menangani amonium molibdat untuk mencegah kontaminasi silang dan paparan pribadi. Hindari makan, minum, atau merokok di tempat yang terdapat bahan kimia.

 

Respon Tumpahan
Bersiaplah untuk segera membendung dan membersihkan tumpahan. Sediakan perlengkapan tumpahan dan bahan yang sesuai, seperti bantalan penyerap atau penetralisir. Ikuti prosedur tanggap tumpahan yang diuraikan oleh institusi atau organisasi Anda.

 

Kondisi penyimpanan
Simpan amonium molibdat di tempat sejuk dan kering, jauh dari bahan yang tidak kompatibel, seperti zat pengoksidasi. Pastikan wadah tertutup rapat bila tidak digunakan.

 

Pembuangan
Jangan membuang amonium molibdat ke saluran pembuangan, melalui sistem ventilasi, atau sebagai limbah biasa. Konsultasikan dengan departemen pembuangan limbah institusi Anda atau layanan limbah berbahaya profesional untuk memastikan metode pembuangan yang tepat dan sesuai.

 

Reaktivitas Kimia
Waspadai reaktivitas kimia amonium molibdat. Hindari kontak dengan asam kuat, basa, dan oksidator, karena dapat menyebabkan reaksi berbahaya. Selalu lihat lembar data keamanan bahan (msds) untuk informasi rinci mengenai reaktivitas dan zat kompatibel dan tidak kompatibel.

 
Bagaimana Saya Memilih Amonium Molibdat yang Tepat
 

Tujuan penggunaan
Tentukan untuk apa Anda akan menggunakan amonium molibdat. Jika untuk tujuan analitis, seperti pengujian kolorimetri, Anda memerlukan tingkat kemurnian dan stabilitas yang tinggi. Jika digunakan untuk sintesis industri atau proses katalitik, spesifikasi pastinya mungkin berbeda-beda berdasarkan kondisi reaksi dan hasil yang diinginkan.

 
 

Bentuk Amonium Molibdat
Ada berbagai hidrat amonium molibdat, seperti tetrahidrat ((nh4)2moo4·4h2o). Bentuk yang Anda pilih harus sesuai dengan sistem pelarut dan kondisi suhu reaksi atau pengujian Anda. Bentuk terhidrasi mungkin kehilangan air seiring waktu atau karena paparan panas, sehingga mempengaruhi kinerja dan stabilitasnya.

 
 

Tingkat Kemurnian
Kemurnian sangat penting, terutama dalam aplikasi analitik dimana kontaminan dapat mengganggu pengukuran. Amonium molibdat tingkat analitik biasanya memiliki tingkat kemurnian yang lebih tinggi daripada tingkat teknis, yang mungkin cukup untuk penggunaan non-kritis. Periksa sertifikat analisis (coa) yang diberikan oleh pemasok untuk memastikan tingkat kemurniannya.

 
 

Kondisi Pengemasan Dan Penyimpanan
Pertimbangkan bagaimana amonium molibdat akan disimpan dan diangkut. Beberapa bentuk mungkin sensitif terhadap cahaya, kelembapan, atau perubahan suhu. Pastikan kemasan melindungi bahan dari degradasi selama penyimpanan dan pengiriman.

 
Metode Produksi Amonium Molibdat

 

Metode Pembakaran Asam
Metode tradisional ini melibatkan pembuatan molibdenum trioksida (MoO3) dengan asam sulfat (H2SO4). Campuran dipanaskan sampai suhu tinggi, memungkinkan MoO3 bereaksi dengan H2SO4 membentuk amonium molibdat. Produk yang dihasilkan kemudian dimurnikan dengan melarutkannya dalam air dan mengendapkan kristal amonium molibdat. Kristal ini disaring, dicuci, dan dikeringkan untuk mendapatkan produk akhir.

 

Metode Kombinasi Langsung
Dalam metode ini, amonium paratungstat padat (APT) direaksikan langsung dengan natrium molibdat (Na2MoO4). Campuran dilarutkan dalam air, disesuaikan dengan pH yang benar, dan kemudian diolah dengan gas amonia. Hal ini menghasilkan pembentukan kristal amonium molibdat, yang kemudian disaring, dicuci, dan dikeringkan. Proses ini efisien dan menghasilkan produk dengan kemurnian tinggi yang cocok untuk berbagai aplikasi analitik.

 

Sintesis Hidrotermal
Sintesis hidrotermal adalah teknik yang memanfaatkan lingkungan berair bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi untuk memfasilitasi reaksi kimia. Untuk produksi amonium molibdat, molibdenum oksida atau prekursor molibdenum lainnya digabungkan dengan sumber amonium, seperti amonium sulfat, dalam autoklaf tertutup. Campuran dipanaskan hingga suhu melebihi 200 derajat, yang mengarah pada pembentukan kristal amonium molibdat melalui proses hidrolisis dan pengendapan yang terkontrol.

 

Ekstraksi Pelarut
Metode lain melibatkan ekstraksi pelarut dari larutan yang mengandung molibdenum. Awalnya, molibdenum diekstraksi dari bijihnya dan dipekatkan dalam larutan. Amonia kemudian ditambahkan ke dalam larutan untuk mengekstraksi molibdenum secara selektif ke dalam fase amoniak. Fase ini mengandung amonium molibdat, yang selanjutnya dapat dipekatkan dan dikristalisasi untuk memperoleh amonium molibdat murni.

 

Metode Pertukaran Ion
Teknik pertukaran ion juga dapat digunakan untuk menghasilkan amonium molibdat. Dalam metode ini, molibdat dalam larutan dilewatkan melalui resin penukar ion yang secara selektif mengadsorpsi ion molibdat. Ion amonium kemudian dimasukkan ke dalam resin, menggantikan ion molibdat dan mengumpulkannya dalam larutan. Larutan ini dipekatkan dan dikristalisasi untuk menghasilkan amonium molibdat.

 
Apa Komponen Amonium Molibdat

Ion amonium adalah kation yang dibentuk oleh protonasi amonia (NH3). Protonasi mengacu pada penambahan proton (H+) pada pasangan elektron bebas pada atom nitrogen molekul amonia. Ini menghasilkan ion amonium bermuatan positif, yang mempunyai muatan +1. Kehadiran atom hidrogen yang terikat pada nitrogen memberi amonium sifat bertindak sebagai asam Bronsted, menyumbangkan proton dalam reaksi asam-basa. Ion molibdat adalah anion yang berasal dari asam molibdat (H2MoO4). Ia terdiri dari atom molibdenum (IV) pusat dengan bilangan oksidasi +4, dikelilingi oleh empat atom oksigen yang tersusun dalam susunan tetrahedral. Atom molibdenum juga berkoordinasi dengan dua gugus hidroksil (OH-) dan dapat digantikan oleh anion lain seperti ion sulfat (SO42-) ​​atau ion klorida (Cl-) untuk membentuk molibdat yang berbeda. Pada ion molibdat, kedua gugus hidroksil sering digantikan oleh anion lain yang mengandung oksigen untuk menjaga keseimbangan muatan negatif secara keseluruhan, sehingga menghasilkan varian seperti amonium dimolibdat [(NH4)2Mo2O7], yang mengandung dua atom molibdenum. Amonium molibdat dapat berada dalam berbagai bentuk terhidrasi, seperti tetrahidrat ((NH4)2MoO4·4H2O), yang digabungkan dengan empat molekul air kristalisasi (air kristalisasi). Kehadiran air dalam struktur kristal mempengaruhi sifat fisik seperti kelarutan dan stabilitas. Oleh karena itu, komposisi senyawa yang tepat tidak hanya mencakup ion amonium dan molibdat, tetapi juga molekul air dalam bentuk terhidrasi. Tergantung pada kondisinya, amonium molibdat dapat mengalami berbagai reaksi. Misalnya, ia dapat bertindak sebagai zat pereduksi dalam reaksi redoks tertentu. Ketika dipanaskan, jika terdapat pengotor seperti sulfit, senyawa tersebut terurai, melepaskan gas seperti amonia dan sulfur dioksida. Selain itu, ion molibdat diketahui berpartisipasi dalam reaksi kompleks dengan ion logam untuk membentuk kompleks koordinasi yang stabil, yang dapat diterapkan dalam kimia analitik dan katalisis.

Bisakah Amonium Molibdat Digunakan sebagai Katalis?

 

 

Amonium molibdat, senyawa yang terdiri dari ion amonium dan molibdat, telah menarik perhatian karena potensi penggunaannya sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia. Aktivitas katalitik amonium molibdat disebabkan oleh pusat molibdenum, yang dapat berada dalam keadaan oksidasi berbeda dan memfasilitasi reaksi redoks. Molibdenum, sebagai logam transisi, memiliki sifat elektronik dan geometri unik yang dapat meningkatkan laju reaksi dengan menyediakan jalur alternatif dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Selain itu, ion molibdat dapat berkoordinasi dengan berbagai ligan, yang dapat memodulasi lingkungan elektronik di sekitar pusat molibdenum dan dengan demikian mempengaruhi perilaku katalitiknya. Dalam sintesis organik, amonium molibdat telah digunakan sebagai katalis dalam reaksi penggandengan CC, seperti reaksi Suzuki-Miyaura atau Heck, yang merupakan proses mendasar untuk membentuk ikatan karbon-karbon. Kemampuannya untuk memfasilitasi transfer elektron atau kerapatan elektron membuatnya berguna dalam mendorong pembentukan ikatan baru dalam kondisi ringan. Selain itu, penggunaan amonium molibdat sebagai katalis menawarkan keuntungan karena mudah dipisahkan dari campuran reaksi karena bentuknya yang padat, sehingga berpotensi lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan katalis fase cair tradisional. Di luar sintesis organik, sifat katalitik amonium molibdat telah dieksplorasi untuk aplikasi lingkungan, seperti degradasi polutan. Misalnya, ia telah digunakan untuk mengkatalisis penguraian senyawa organik berbahaya di bawah sinar UV, yang menunjukkan potensinya dalam proses fotokatalitik yang bertujuan membersihkan lokasi atau badan air yang terkontaminasi.

Bisakah Amonium Molibdat Digunakan dalam Kimia Analitik?

 

Amonium molibdat memainkan peran penting dalam kimia analitik, berfungsi baik sebagai reagen dan alat dalam berbagai teknik analisis. Kegunaannya berasal dari sifat kimia molibdenum yang unik dan keserbagunaan ion amonium dalam memfasilitasi reaksi. Dalam analisis kolorimetri, amonium molibdat digunakan untuk mengukur unsur dan senyawa tertentu. Misalnya, digunakan dalam penentuan fosfat. Dalam prosedur ini, amonium molibdat bereaksi dengan ion fosfat dalam media asam membentuk kompleks berwarna biru, yang dapat diukur secara fotometrik. Intensitas warna sebanding dengan konsentrasi ion fosfat yang ada, memungkinkan analis menentukan kandungan fosfat dengan presisi tinggi. Demikian pula, amonium molibdat dapat digunakan untuk mendeteksi sulfit dan tiosulfat. Dengan adanya anion ini, ion molibdat membentuk senyawa molibdenum(VI) yang mudah menguap yang dapat didistilasi dan dideteksi. Reaksi ini didasarkan pada reduksi ion molibdat, yang difasilitasi oleh adanya sulfit atau tiosulfat. Dalam bidang analisis organik, amonium molibdat dapat bertindak sebagai reagen selektif untuk aldehida dan keton. Setelah bereaksi dengan senyawa ini, ia membentuk kompleks berwarna, yang dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan gugus karbonil. Reaksi ini sangat berguna dalam uji Tollens, yang merupakan metode klasik untuk membedakan aldehida dan keton. Amonium molibdat juga berperan penting dalam analisis molibdenum itu sendiri. Karena molibdenum dapat berada dalam berbagai bilangan oksidasi, penggunaan amonium molibdat membantu memastikan adanya bilangan oksidasi +6 molibdenum. Hal ini dicapai dengan menganalisis perubahan warna pada reaksi molibdenum dengan amonium molibdat dalam kondisi tertentu.

 
Bisakah Amonium Molibdat Digunakan dalam Produksi Pigmen?

Amonium molibdat, senyawa yang terdiri dari ion amonium dan ion molibdat yang berasal dari asam molibdat, berguna dalam beragam aplikasi, termasuk produksi pigmen. Salah satu kegunaan signifikan amonium molibdat dalam produksi pigmen adalah sebagai prekursor dalam sintesis pigmen oksida logam transisi, seperti pigmen yang berbahan dasar oksida molibdenum. Pigmen ini, termasuk molibdenum biru dan molibdenum merah, dihargai karena warnanya yang cerah dan tahan luntur cahaya yang luar biasa. Prosesnya biasanya melibatkan dekomposisi termal amonium molibdat, yang mengarah pada pembentukan molibdenum trioksida (MoO3), yang dapat diproses lebih lanjut untuk mendapatkan fase pigmen yang diinginkan. Kontrol terhadap kondisi reaksi, seperti suhu dan atmosfer, sangat penting dalam mengarahkan transformasi fasa dan mengoptimalkan sifat warna pigmen akhir. Dalam konteks penerapan pewarna alami, amonium molibdat dapat berfungsi sebagai mordan, yaitu zat yang mengikat pewarna pada permukaan serat untuk meningkatkan ketahanan warnanya. Mordan membentuk kompleks dengan molekul pewarna, meningkatkan afinitasnya terhadap bahan yang akan diwarnai. Meskipun penerapan ini kurang umum untuk senyawa molibdat dibandingkan dengan mordan lain seperti tawas atau tanin, penggunaan amonium molibdat dapat menghasilkan corak warna yang unik dan meningkatkan daya tahan pewarna yang digunakan. Selain berperan sebagai prekursor, amonium molibdat juga dapat berfungsi sebagai katalis atau pendukung katalis pada beberapa proses sintesis pigmen. Pusat molibdenum dapat memfasilitasi reaksi pemutusan dan pembentukan ikatan selama pembentukan pigmen, sehingga memungkinkan konstruksi struktur molekul kompleks dalam kondisi yang lebih ringan dibandingkan yang mungkin dilakukan. Saat mempertimbangkan penggunaan amonium molibdat dalam produksi pigmen, penting untuk memperhatikan implikasi keselamatan dan lingkungan.

 
Pabrik kami

Xiamen Ditai Chemicals Co, Ltd adalah perusahaan kimia profesional di Cina. Mengkhususkan diri menangani dan mengekspor berbagai jenis bahan kimia berkualitas sejak tahun 1997. Produknya meliputi bahan kimia industri, bahan tambahan pakan ternak, bahan tambahan makanan, agrokimia, pupuk, farmasi, pengolahan air dan mineral. Tim manajemen kami memiliki keahlian gabungan selama sekitar 20 tahun untuk memenuhi kebutuhan klien. Kami bangga kualitas bahan kimia dan layanan kami disetujui oleh klien di seluruh dunia. Xiamen Ditai Chemicals Co., Ltd adalah organisasi bersertifikat ISO9001:2008.

productcate-1-1

 

 
Sertifikat

 

productcate-1-1

Pertanyaan Umum

T: Apa itu amonium molibdat?

A: Amonium molibdat merupakan senyawa anorganik dengan rumus kimia (NH4)6Mo7O24.4H2O. Ini adalah bubuk kristal putih yang sangat larut dalam air.

T: Apa kegunaan umum amonium molibdat?

A: Amonium molibdat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sebagai katalis, penghambat korosi, pupuk, dan reagen dalam kimia analitik.

T: Bagaimana amonium molibdat diproduksi?

A: Amonium molibdat diproduksi dengan mereaksikan molibdenum trioksida dengan amonium hidroksida dalam suatu larutan.

T: Apakah amonium molibdat beracun?

J: Amonium molibdat umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jumlah yang tepat. Namun paparan yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan sistem pernapasan.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan sebagai katalis?

J: Ya, amonium molibdat digunakan sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia, termasuk dalam produksi asam akrilat dan formaldehida.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan sebagai penghambat korosi?

A: Ya, amonium molibdat digunakan sebagai penghambat korosi pada beberapa aplikasi industri, khususnya pada industri minyak dan gas.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi keramik?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa keramik, khususnya keramik yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi kaca?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa jenis kaca, khususnya yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi baja?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa jenis baja, khususnya yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi paduan?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa paduan, khususnya yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi komponen elektronik?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa komponen elektronik, khususnya yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi baterai?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa jenis baterai, khususnya baterai yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi pelumas?

J: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi beberapa jenis pelumas, khususnya yang memerlukan molibdenum tingkat tinggi.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri perminyakan?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri perminyakan, khususnya untuk produksi bensin dan solar.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri kimia?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri kimia, khususnya untuk produksi asam akrilat dan formaldehida.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri farmasi?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri farmasi, khususnya untuk produksi antibiotik dan obat-obatan lainnya.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri makanan?

A: Amonium molibdat tidak umum digunakan dalam produksi katalis untuk industri makanan.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri plastik?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri plastik, khususnya untuk produksi polietilen dan polipropilena.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri karet?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri karet, khususnya untuk produksi karet sintetis.

T: Dapatkah amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri tekstil?

A: Ya, amonium molibdat digunakan dalam produksi katalis untuk industri tekstil, khususnya untuk produksi nilon dan poliester.

Jangan ragu untuk membeli amonium molibdat dengan harga murah dari pabrik kami. Sebagai salah satu produsen dan pemasok amonium molibdat profesional, kami selalu siap melayani Anda.

Kirim permintaan